Berita
14 Feb 2026 21:24:56
Admin
Lapangan sekolah hari itu dipenuhi dengan tawa dan semangat juang yang luar biasa saat para siswa mengikuti kegiatan Ujian Praktik Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (Penjasorkes). Kegiatan ini dirancang secara khusus untuk mengukur perkembangan motorik serta ketahanan fisik siswa melalui berbagai disiplin olahraga yang adaptif. Dengan bimbingan sabar dari para guru olahraga, setiap siswa didorong untuk melampaui batas kemampuannya dalam suasana yang suportif dan menyenangkan. Ujian ini bukan sekadar penilaian fisik, melainkan ruang bagi para siswa untuk menunjukkan rasa percaya diri dan kemandirian mereka di luar ruang kelas.
Sesi pertama ujian dimulai dengan fokus pada cabang atletik dasar yang meliputi lari, lompat, dan melempar. Pada materi lari, para siswa diajak untuk melatih koordinasi gerak kaki dengan melewati kerucut-kerucut yang ada, sementara pada materi lompat, fokus utama adalah pada keseimbangan dan kekuatan tumpuan. Kegiatan berlanjut pada praktik melempar, di mana siswa belajar mengoordinasikan kekuatan otot lengan dengan ketepatan arah. Guru pendamping dengan setia memberikan instruksi yang mudah dipahami, memastikan setiap langkah dan gerakan dilakukan dengan aman. Sorak-sorai penyemangat dari sesama teman di pinggir lapangan membuat suasana ujian atletik ini terasa seperti festival olahraga yang penuh kegembiraan.
Memasuki sesi kedua, antusiasme siswa semakin meningkat saat mereka diuji dalam keterampilan melempar bola basket ke dalam ring. Materi ini sangat bermanfaat untuk mengasah koordinasi mata dan tangan serta kemampuan memperkirakan jarak sasaran. Setiap kali bola berhasil menyentuh ring atau masuk ke dalamnya, tepuk tangan meriah langsung membahana, memberikan dorongan moril yang besar bagi kepercayaan diri siswa. Melalui aktivitas ini, siswa belajar tentang konsentrasi dan kegigihan untuk terus mencoba hingga mencapai target yang ditentukan.
Sebagai penutup rangkaian ujian, seluruh siswa mengikuti sesi senam bersama yang energik. Diiringi musik yang ceria, para siswa mengikuti setiap gerakan yang dipandu oleh guru di depan barisan. Gerakan senam ini tidak hanya bertujuan untuk menjaga kesehatan jantung dan kelenturan tubuh, tetapi juga melatih keselarasan gerak dengan irama musik. Raut wajah bahagia terpancar jelas dari seluruh peserta saat mereka bergerak bersama dalam harmoni. Melalui ujian praktik Penjasorkes ini, sekolah berharap dapat terus memotivasi siswa untuk menjaga gaya hidup sehat dan aktif, sekaligus membuktikan bahwa setiap anak memiliki potensi hebat untuk berprestasi di bidang olahraga.
07 Juli 2025
Admin
23 September 2024
Admin
23 September 2024
Admin
Managed By ABK Istimewa
@2022 - 2026